Sabtu, 09 November 2013

Ilmu terbagi kepada Tashowur dan Tashdieq

ketika seorang belum mengetahui apakah yang dia lihat itu manusia atau bukan, tapi dia yakin melihat manusia. ternyata ketika pada kejadian yang nyatanya ternyata benar manusia. ini baru sekedar menjadi ilmu yang yakin dan nyata terjadi.

contoh Tashowur
anak yang masih kecil ketika dia baru melihat satu buah, lalu dia memperhatikan, dari warnanya, rasanya, bentuknya. lalu anak kecil itu mendengar dari orang yang dewasa bahwa buah yang anak itu telah mengenal warnanya, rasanya dan bentuknya adalah pisang. lalu anak kecil itu mengetahui secara pasti, apabila pada suatu saat dia menemui dengan pisang tadi maka dia telah mengetahuinya.

contoh anak kecil tadi merupakkan ilmu yang telah menjadi Tashowur.
  • Pengertiian Tashowur adalah mengetahui hakikat sesuatu (mufrod) tanpa meletakkan sifat pada sesuatu itu dan meniadakan dari sesuatu itu.

contoh lain :
ketika guru bertanya kepada muridnya, apa itu Sholat ? murid itu menjawab : Sholat itu adalah perkataan atau berbuatan yang dibuka dengan takbir dan ditutup dengan salam. murid menjawab demikian, membuktikan bahwa murid itu telah Tashowur.

contoh Tashdieq
sekarang anak kecil itu telah mengetahui hakikat pisang, yaitu dari warna, rasa dan bentuknya. lalu pada suatu saat dia melihat buah yang lain yang hampir sama akan tetapi bentuknya berbeda. maka akan terucap pada anak itu bahwa pisang yang baru saja dia tahu lebih besar dari pisang yang telah lama dia tahu.

anak kecil tadi telah bisa memberi hukum, pisang ambon itu lebih besar dari pisang muli, sholat yang lima itu wajib.

  • Pengertian Tasdieq adalah menyandarkan dua mufrod atau memberikan hukum kepada hakikat sesuatu dengan meletakkan sifat atau keniadakan sifat dari hakikat sesuatu itu. contoh : Shaum Ramadhan itu wajib, bermalasan itu tidak baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar